29 September 2011

Bangkit dari belenggu fitnah (2)

Usaha IW yang mulai ditekuni sejak 2009 sedikit demi sedikit membuahkan hasil.Setelah mendapat apresiasi yang baik dari masyarakat dan kemudian mendapat respon positif dari Bank Rakyat Indonesia dengan cara memberi kucuran kredit serta mengikut sertakan usaha IW dalam acara Pesta Rakyat BRI yang akan dilaksanakan pada tahun depan,IW mulai bisa merasakan hasil dari usahanya itu.

Untuk lebih dekat mengetahui keseharian IW dalam menekuni pekerjaannya ini,mari kita korek lebih dalam lagi apa yang dilakukan IW sehari-hari:

Tanya: Mas,kita ingin tahu rutinitas Anda sehari-hari.

Jawab: Baik,saya akan ceritakan apa yang saya lakukan sehari-hari.Terus terang usaha saya masih baru dan belum ada apa-apanya.Keajaiban hidup yang saya alami,sungguh merupakan karunia Allah SWT.Hanya Dia yang bisa melakukan ini semua pada saya dan juga pada Anda semua.

Saya mulai dengan kesibukan awal.Setiap pagi saya harus menyiapkan olahan Bakso sementara istri saya belanja bahan-bahan untuk jualan seperti Somay,Es Doger dll

Untuk lebih jelasnya saya sertakan foto-foto keseharian saya di pasar untuk menggiling bahan Bakso Mlotot kreasi warung saya NiQuNoPo.

Ini adalah foto kesibukan orang-orang yang juga seprofesi menjadi penjual Bakso.Ada yang menetap dan ada juga penjual Bakso keliling.Mereka bersemangat sejak pagi hari.Setelah belanja bahan-bahan Bakso,mereka kemudian meraciknya ditempat itu juga.

Tanya: Di penggilingan Bakso itu juga menyediakan bahan-bahan Bakso?

Jawab: Iya.Kecuali daging.Kita membeli di lain kios.Daging kita giling di penggilingan Bakso itu kemudian diberi bumbu sesuai dengan racikan masing-masing.

Tanya: Racikannya sama atau berbeda?

Jawab: Setiap penjual Bakso punya resep masing-masing.Daging juga begitu.Ada yang menggunakan daging sapi saja.Ada juga yang menggunakan daging ayam dan ada yang mencampur antara daging sapi dan daging ayam.Kemudian daging gilingan itu setelah diberi bumbu-bumbu lalu digiling pada loyang penggiling Bakso dengan kecepatan tinggi.

Tanya: Wow gede juga loyangnya Mas...

Jawab: Iya lah.Mereka melayani bukan cuman penjual Bakso kecil tetapi ada juga penjual Bakso besar.Rata-rata mereka menggiling Bakso dengan daging minimal 1 kilo.Yang saya tahu pedagang besar menggiling Bakso sekitar 5 kilo daging sapi.Mungkin ada juga yang 10 kilo tetapi jarang.

Tanya: Kenapa?

Jawab: Kota saya masing kecil jadi jarang ada penjual Bakso kelas besar diatas 10 kilo.Rata-rata masih dibawah 5 kilo.

Tanya: Bahan-bahan Bakso itu apa saja Mas?

Jawab: Bumbunya?Maksudnya?

Tanya: Betul.Bumbu dan ramuan Bakso nya.

Jawab: Oh itu sudah tersedia dalam bentuk jadi.Macam-macam.Ada yang bermerk Basoku,Tepung Bakso atau Prima.

Tanya: Yang mana yang bagus hasilnya...

Jawab: Yang sering digunakan penjual Bakso untuk bumbu Bakso biasanya menggunakan merk Prima tetapi ya tergantung selera.Saya sudah coba riset beberapa bahan Bakso itu.Setiap bumbu punya ciri khas.Kalau merek Tepung Bakso hasilnya kenyal tetapi ngaret,sedang merek Basoku hasilnya kenyal tetapi nggak ngaret sama dengan merek Prima.

Tanya: Jadi Mas coba satu-satu gitu?

Jawab: Iya.Saya mencari olahan yang paling oke sehingga saya tahu karakter hasil olahannya.Nah kalau sudah begitu kita bisa improvisasi.Mau yang bagaimana rasa Bakso nya.

Tanya: Oke terus bahan yang lain?

Jawab: Soal tepung juga macam-macam.Ada dari Aren,Sagu atau Tapioka.Masing-masing juga punya ciri khas.Kalau saya lebih cenderung pakai tapioka karena hasilnya lebih putih,sedang kalau aren agak hitam dan kalau pakai sagu kenyalnya ngaret gitu.

Tanya: Foto-foto yang Mas sertakan lengkap juga nich,mudah-mudahan pembaca blog dapat mengetahui proses membuat Bakso.Siapa tahu ikutan jadi penjual Bakso he he he

Jawab: Boleh kalau ada yang berkeinginan menjadi pengusaha kecil yang menjual Bakso.Kalau kurang jelas bisa kontak saya kok...

Tanya: Asik nggak Mas jadi pengusaha Bakso...

Jawab: Kebetulan saya jualan makanan.Bakso dan Somay.Jadi setiap hari bisa makan.Cuman lama-lama ya bosan.Nanti saya berencana mau tambah menu Batagor biar komplit he he he

Tanya: Wah hebat Mas,semoga sukses aja jualannya.

Jawab: Terimakasih,saya akan mencoba bangkit sedikit demi sedikit aja.Luka saya parah jadi kesembuhannya lama.

Tanya: Ha ha ha oke,ketahanan tubuh Mas sungguh luar biasa.Bekerja setiap hari cuman tidur 4 jam sehari...

Jawab: Alhamdulillah.Saya masih sehat.Allah memberi saya tubuh dan otak yang sehat dan berhati.Yang penting kemampuan kita jangan dipakai untuk keburukan...

Tanya: Kayak memfitnah gitu?

Jawab: He he he kalau kita punya kemampuan kemudian dipakai memfitnah,wah hancur dunia ini...

Tanya: Ha ha ha bisa aja Mas...oke kita sudahi dulu ya Mas.Foto-foto ini cukup untuk menceritakan keseharian Mas dalam merintis usaha Bakso Mlotot,Somay Gepeng dan Es Doger Pink.Terimakasih kesempatannya,sampai ketemu lagi...

27 September 2011

Bangkit dari belenggu fitnah (1)

Cukup sudah kiranya cerita tentang penderitaan yang dialami IW ketika mengalami fitnah keji yang dilakukan oleh anak didiknya Wawan Julianto yang merupakan orang suruhan Wishnutama Direktur Utama TransTV.

Apa yang diceritakan sebenarnya masih belum lengkap tetapi bila kita terus menceritakan kejadian pahit dalam hidup IW yang menyebabkan kejatuhan IW terkesan kurang baik padahal kita menyajikan cerita itu untuk sebuah pembelajaran hidup bagaimana mengatasi masalah hidup yang mungkin kita akan mengalaminya juga.

Hidup ini penuh dengan misteri karena kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi nanti pada hidup kita.

Kita hanya bisa berikhtiar melakukan kehidupan dengan tuntunan agama,petuah alim ulama.nasehat orang tua dan sebagainya sehingga kita terhindar dari malapetaka dalam hidup kita.

Edisi kali ini,kita akan mencoba mengupas bagaimana kebangkitan yang dialami oleh IW akibat fitnah keji dan kejam yang diotaki oleh Wishnutama Direktur Utama TransTV.

Tanya: Mas,bagaimana kabarnya?Sulit sekali sekarang menghubungi Anda...

Jawab: He he he kabar saya fine.Dengan doa pembaca semua,saya masih segar bugar.Memang rada capek karena setiap hari cuman istirahat 3-4 jam saja.Jam 23.00 selesai beres-beres warung terus pulang dan jam 24.00 baru bisa rebahan.Tidur sampai jam 04.00 kemudian beraktivitas lagi.Rutin itu yang terjadi sejak saya tambah menu jualan saya Bakso Mlotot.

Tanya: Nah ada yang baru lagi nich Mas.Apa itu Bakso Mlotot?

Jawab: Ha ha ha ceritanya panjang tetapi saya akan coba jelaskan apa itu Bakso Mlotot.Begini.Sejak bertemu dengan Zacky,sepupunya Abu Rizal Bakrie,konglomerat beken di Indonesia,saya terinspirasi untuk melakukan inovasi pada produk jualan saya.

Waktu ngobrol dengan Zacky,dia kasih saya masukan bahwa ada Bakso yang berisi buah-buahan.Ketika itu saya bikin Bakso yang berisi ati,sosis,keju dan telur puyuh.Nah dari masukan itu saya mencoba membuat Bakso yang berisi nanas.Setelah saya coba hasilnya kurang memuaskan.Kemudian saya terus berinovasi dengan Bakso hingga ketemu istilah baru "Bakso Mlotot".

Tanya: Bagaimana Anda menemukan istilah baru itu?

Jawab: Oh begini,warung saya sekarang sering kedatangan pelanggan orang-orang penting di kota saya setelah Zacky.Ada pejabat daerah semisal Kapolsek Jatikalen,Kepala Desa dll.

Suatu hari saya kedatangan seorang pejabat Bank.Beliau Kepala Cabang BRI di kota saya.Sebelum itu saya kedatangan staff beliau.Dengan staff itu saya bercerita bagaimana usaha saya itu.Saya juga bercerita tentang latar belakang saya dan usaha saya termasuk saya bercerita tentang pengalaman pahit dalam hidup saya akibat difitnah Wishnutama.

Dalam pertemuan awal itu kemudian saya ditawari Kredit Usaha Rakyat yang merupakan program BRI.Ketika itu saya hanya mengiyakan dan saya berjanji akan membicarakannya dengan istri saya.Lama saya nggak putuskan tawaran dari BRI itu.

Nah kemudian staff itu mengajak Kepala Cabangnya untuk menilai usaha saya.Mereka mendapat info kalau usaha saya maju dan terkenal di kota saya,Lengkong.

Saya kemudian bertemu dengan Kepala Cabang BRI itu dan berbicara banyak tentang bisnis makanan termasuk usaha saya itu.Dari obrolan itu kemudian Kepala Cabang BRI memberi masukan bahwa nama produk saya kurang pas.

Produk saya menggunakan nama yang kurang menarik,Bakso Aneka Rasa,Somay Bandung dan Es Doger Rasa Buah.

Kepala Cabang BRI itu ingin mengikut sertakan produk warung saya itu dalam sebuah program BRI yang bernama Pesta Rakyat.

BRI akan memberi fasilitas gratis berupa stand untuk 2 hari acara itu.Karena tahun ini sudah terisi oleh usaha lain maka warung saya akan diikutkan pada Pesta Rakyat pada tahun depan.Syaratnya saya harus menjadi nasabah BRI dengan cara ikut dalam program Kredit Usaha Rakyat.

Tanya: Wah,rupanya kondang juga warung Mas nich...

Jawab: He he he yah begitulah keadaannya.

Tanya: Terus....

Jawab: Nah kemudian dalam obrolan itu Kepala Cabang BRI itu memberi contoh nama yang bisa membuat orang tertarik untuk membeli produk seperti Rawon Setan dll.

Dari obrolan itu kemudian saya mencoba mencari apa yang unik pada produk saya.Begini.Setiap kali saya membuat Bakso yang aneka rasa itu,hal yang tersulit adalah membuat Bakso dengan isi telur puyuh.Karena permukaan telur puyuh itu licin maka setiap kali saya membuat bulatan Bakso dengan isi telur puyuh,setiap kali terjadi telur puyuh itu keluar dari Baksonya,istilahnya mlotot bahasa jawanya.

Untuk membuat bulatan yang sempurna pada telur puyuh dibutuhkan kesabaran dan telaten.Selain itu adonan Baksonya harus lebih tebal daripada isi ati,sosis atau keju.Kalau yang itu mudah jarang ada yang mlotot.

Tanya: Oh begitu,terus...

Jawab: Dari sanalah kemudian saya namakan Bakso itu dengan nama Bakso Mlotot dan nantinya Bakso itu akan dibiarkan telur puyuhnya mlotot.Harapannya agar penikmat kuliner Bakso akan tertarik mencoba Bakso yang diplototkan telur puyuhnya.

Tanya: Jadi hanya telur puyuh saja Mas?

Jawab: Iya,hanya telur puyuhnya saja.Dan Bakso isi telur puyuh itu paling disuka dan cepat habis dibanding isi yang lainnya.

Tanya: Loh orang boleh milih isi Baksonya?

Jawab: Boleh.Kalau nggak suka ati atau keju atau sosis maka pelanggan saya milih telur puyuh saja yang penting jumlahnya 4 biji Bakso.

Tanya: Inovatif juga tuh Mas...

Jawab: Yah kita mesti kreatif.

Tanya: Kalau Somay nya?

Jawab: Kalau Somay saya namakan Somay Gepeng.

Tanya: Apa itu Mas?

Jawab: Begini.Somay yang biasa kita lihat di buku atau internet,bentuknya bulat tetapi lonjong.Setiap kali istri saya bikin Somay dibuatnya berbentuk gepeng.

Tanya: Kenapa dibuat gepeng?

Jawab: Kata istri saya biar kelihatan gede.Kalau orang desa khan melihatnya fisik.Kalau gede,harganya murah pasti mereka mau beli.Kalau dibuat lonjong kelihatan kurus,komentar yang beli katanya begini "bu,Somaynya kok kecil"

Tanya: Ha ha ha

Jawab: He he he saya lanjutin lagi ya.Es Dogernya juga saya kasih nama menjadi Es Doger PINK.

Tanya: Warna Es Dogernya pasti Pink nich...

Jawab: Yo i.Karena pakai gula dengn warna merah ketika dicampur dengan santan maka warnanya jadi pink.Asik gitu selain rasa saya juga menonjolkan rupa.

Tanya: Mas Es Doger itu apa sih?Tahu sejarahnya nggak?

Jawab: Tahu lah.Kalau mau jadi pengusaha kuliner,musti tahu sejarahnya juga.Kalau ketemu pelanggan yang kritis,mereka tanya apa itu Es Doger kita mesti bisa jelaskan pada mereka.Dari penjelasan itu akan sangat membantu pada penjualannya nanti.

Es Doger itu merupakan kepanjangan dari Es poDO seGER.Orang yang pertama memberi nama itu masih orang Jawa yang merantau ke Bandung.Nah karena Es itu berada di Bandung,orang Sunda membacanya Es Doger dengan logat Sunda.

Tanya: Oh begitu ha ha ha Es Podo Seger,yang beli seger yang jual juga seger...ha ha ha

Jawab: He he betul.Yang beli dapat es,yang jual dapat duit he he he

Tanya: Oke,Mas ini merupakan bulan kebangkitan Mas setelah sebelumnya kita hanya menyampaikan penderitaan Mas.Komentar Mas...

Jawab: Ya begitulah keadaannya.Janji Allah dalam Al Quran khan sudah jelas bahwa Allah tidak akan memberi cobaan hidup melebihi batas kekuatan hambanya itu.

Ketika puasa saya khan pernah sampaikan bahwa saya berharap ada keajaiban pada kehidupan saya.Dan ketika Idul Fitri saya mendapat berkah yang luar biasa.Saya bisa berlebaran bersama keluarga.

Idul Fitri tahun ini merupakan hari kebangkitan saya.Saya bertemu dengan Zacky,kemudian beruntun bertemu dengan orang-orang penting di kota saya selanjutnya saya ditawari kredit usaha oleh BRI.

Itu semua adalah berkah dari Allah SWT dan saya hanya bisa bersyukur atas berkah dan rahmat Allah.

Kita hidup sudah ada yang mengatur.Ketika saya terpuruk dengan fitnah Wishnutama,saya cuman bisa menyebut innalillahi,harta saya ludes semua.Rumah nggak punya tetapi tahukah Anda bahwa sekarang saya sudah punya rumah lagi.

Tanya: Loh gimana ceritanya Mas.Cepat sekali?

Jawab: He he he kalau Allah sudah berkehendak semuanya pasti terjadi.Kun Fayakun.Bacalah buku-buku karya Ustad KH Yusuf Mansyur pasti Anda akan lebih terbuka hidup Anda.

Tanya: Oke terus pertanyaan saya belum Mas jawab tuh...

Jawab: He he he lupa begini,istri saya dapat bagian warisan berupa rumah.Sekarang sedang direnovasi.Saya ndak keluar biaya sepeserpun,semua sudah ada yang nanggung.

Tanya: Wah hebat,cepat sekali recovery nya.

Jawab: Nggak juga.Semua perlu proses.Saya sudah babak belur kena fitnah Wishnutama,jadi Allah kasihan melihat nasib saya.Makanya sekarang Allah SWT menolong saya bangkit akibat fitnah itu.

Tanya: Subhanallah,beruntung Mas difitnah Wishnutama...

Jawab: He he he beruntung gimana.Sakit lagi....

Tanya: Maksudnya Mas khan difitnah pejabat tinggi di Trans he he he

Jawab: Ha ha ha iya juga.Ketika ketemu sama Zacky saya juga cerita kalau difitnah Wishnutama Direktur Utama TransTV,terus ketemu Kapolsek juga saya ngomong begitu terus ketemu siapa saja saya sampaikan kalau saya jualan kaki lima begini karena difitnah Wishnutama yang jadi Direktur Utama TransTv eh rupanya mereka terenyuh dengan cerita saya he he he he

Tanya: Ha ha ha ada hikmahnya juga difitnah Wishnutama...

Jawab: Betul,setiap kejadian dalam hidup kita pasti ada hikmahnya.

Tanya: Baik Mas,rupanya obrolan kita panjang juga nich.Yuk kita break dulu nti kapan-kapan kalau Mas ada waktu kita sambung lagi...Selamat Jualan lagi Mas...

Jawab: Oke thanks ya,salam buat pembaca blog.

Tanya: Baik nti kita sampaiin juga.Thanks


09 September 2011

Pedihnya Hidup Dalam Belenggu Fitnah (12)

Ada hikmah dibalik setiap peristiwa yang kita alami.Tak terkecuali dengan IW.Hikmah dibalik fitnah yang diterima IW serta kejadian yang menyertai akibat fitnah itu telah membawa IW dalam kehidupan barunya,menjadi pengusaha kecil.

Dalam penuturannya seperti pada wawancara sebelumnya,IW sempat mengatakan bahwa dia lebih suka bekerja sendiri daripada ikut orang.

Keinginan tersebut telah menjadi kenyataan.Dengan warung yang dia namakan NiquNopo (dalam bahasa Indonesia artinya Itu Apa?),IW kemudian berkutat menjadikan warungnya maskot kota kecil di Lengkong Nganjuk.

Bukan sebuah isapan jempol jika orang Lengkong selalu merekomendasi makanan produk warung NiquNopo kepada tamu mereka ketika berkunjung ke kota kecil Lengkong Nganjuk.

Lebaran kali ini akan menjadi cerita yang mengesankan bagaimana IW dengan warungnya dan keajaiban yang dia dambakan untuk dapat berlebaran pada tahun ini.

Untuk mempersingkat kata,mari kita ikuti tanya jawab bersama IW,korban fitnah Wishnutama Direktur Utama TransTV:

Tanya: Mas,apa kabarnya nich?Lama kita tidak chatting sejak hari terakhir puasa.Bagaimana lebarannya?Sebelumnya kita ucapkan Selamat Idul Fitri.

Jawab: Kabar saya baik.Selamat Idul Fitri juga,sekalian saya dan keluarga mengucapkan Selamat Idul Fitri bagi pembaca setia blog interaktif ini.Mohon maaf kalau kita sempat vakum beberapa lama.Sejak Idul Fitri hingga sekarang saya over load.Capek banget tapi senang.Saya dapat melalui lebaran tahun ini dengan Rahmat dan Barokah dari Allah SWT.

Tanya: Waduh sampai over load?Bisa cerita kok sampai over load...

Jawab: Begini.Sejak saya buat menu baru selain Siomay dan Es Doger,saya tambahkan menu favorit yaitu Bakso Aneka Rasa.Bakso itu juga belum ada di kota dan kabupaten Nganjuk.Rasa yang saya masukkan ke dalam Bakso itu adalah Rasa Ati,Sosis,Keju dan Telor Puyuh.Demand nya bagus.Saya kirim foto bagaimana keadaan jualan saya pada hari lebaran itu.

Over load yang saya alami begini.saya tidur cuman 3 jam sehari.Mulai pukul 01.00 sampai 04.00 kemudian 04.30 saya dan istri belanja bahan-bahan ke pasar.Terus masak dan mempersiapkan jualan hingga pukul 11.00,kemudian dasar dan jualan hingga pukul 23.00,beres-beres warung hingga 24.00.Capek lah.

Tanya: Buset,kerja keras nich Mas...

Jawab: Iya,kejar setoran nich...

Tanya: Ha ha ha pendapatan naik dong...

Jawab: Lumayan sih.Dengan tambahan Bakso Aneka Rasa,pendapatan saya meningkat 700 %.Saya sudah bisa bayar listrik,bayar SPP anak yang nunggak 3 bulan,beliin hadiah lebaran,dll lah.

Tanya: Mimpi Mas supaya bisa lebaran tahun ini kesampaian dong...

Jawab: Nggak salah.Allah memberi rejeki tahun ini.Saya malah bisa nabung dengan membuka rekening di BRI.Alhamdulillah sekarang sudah punya nomor rekening bank setelah sekian lama nggak punya rekening Bank he he he enak ya punya nomor rekening Bank,ada isinya lagi...

Tanya: Ha ha ha dulu waktu jadi Bos rekeningnya berapa banyak?

Jawab: Nggak banyak.Cuman punya 3 rekening.Satu buat gajian dari BankMega.2 lagi buat tabungan sama pembayaran kartu kredit.Dua-duanya dari Bank BCA.

Tanya: Oke,boleh ceritakan hal yang menarik pada saat lebaran...

Jawab: Ada,sangat mengesankan.Begini ceritanya.Pada hari kedua lebaran kira-kira jam 20.00 ada seorang yang gemuk pakai celana pendek mengunjungi warung saya.Dia pesan Siomay,Es Doger dan Bakso.

Tanya: Buset banyak banget yang dipesan?Terus...

Jawab: He he he maklum badannya gede.Terus saya filing nich pasti Bos.Lalu iseng-iseng saya tanya orang itu.Dari Jakarta ya Mas?Dan orang itu menjawab "Iya" sampai mengeluarkan kartu namanya.

Kemudian sambil saya meracik Siomay,saya baca kartu nama orang itu.Ternyata orang itu bekerja di perusahaan Bakrie Group.Namanya Zacky.Rupanya ada nama tambahan dibelakang namanya.Tertulis nama Bakrie dengan titel SE dan MM.

Terus iseng juga saya menebak orang itu."Mas masih keluarga Pak Abu Rizal Bakrie?"tanya saya pada orang itu.Sebuah kejutan bagi saya,orang itu menjawab begini "iya,saya sepupunya Pak Bakrie,beliau Pakde saya" kata orang itu.

Nah lo...saya kedatangan tamu agung loh.Saya nggak nyangka kalau di desa saya ada keluarga dari Abu Rizal Bakrie,konglomerat tersohor,Ketua Partai Golkar dan orang TOP lah di Indonesia.

Nah saya lanjutin lagi ya...setelah makan semua masakan dan minuman yang dia pesan,kemudian saya menanyakan bagaimana taste dari masakan dan minuman itu.Orang itu menilai masakan dari warung saya oke banget.

Dengan lidah orang Jakarta,apalagi sekelas Bos seperti Mas Zacky,nilai masakan SIomay,Bakso dan Es Doger tergolong sempurna.Pas di lidah orang yang suka kuliner.

Setelah menikmati makanan dan minuman,Mas Zacky kemudian mengajak saya ngobrol.Tahu nggak kita ngobrol sampai jam 10.30.

Tanya: Lama banget,apa saja yang diomongin Mas?

Jawab: Banyak sekali.Kita ngobrol dengan cerita masing-masing.Mas Zacky cerita bagaimana dia bisa sampai di Lengkong Nganjuk.Kota kecil.Dia juga cerita bagaimana bisa dapat istri orang Lengkong.Ceritanya lucu.Kalau waktunya sempit kita buat bersambung aja ya...panjang cerita dia ketika dapat istri orang desa.Yang pasti cerita dia sangat mengesankan.

Tanya: Oke,kita buat bersambung aja karena saya juga buru-buru,ada acara penting di kantor.Singkat saja Mas cerita yang ini dihabiskan aja...

Jawab: Baik,selain dia cerita tentang dirinya,dia juga cerita tentang Abu Rizal Bakrie,bagaimana sejarah Abu Rizal Bakrie.Terus dia juga cerita tentang leluhur keluarga Bakrie di Lampung.Seru deh...

Tanya: Mas juga cerita tentang keadaan Mas?

Jawab: Iya,saya juga ceritakan kisah saya mendirikan warung NiquNopo.Bagaimana saya difitnah kemudian diburu,ditangkap sampai masuk penjara Polda Metro Jaya.Saya juga ceritakan kalau yang memfitnah saya seorang Direktur Utama TransTV.

Tanya: Apa tanggapan beliau?

Jawab: Mas Zacki terkesan dengan cerita saya."sayang kita baru bertemu sekarang" katanya.

Tanya: Kenapa beliau tertarik mengunjungi warung Mas?

Jawab: Ada ceritanya.Begini.Setiap dia berkunjung ke Lengkong.Kalau dia kepingin Siomay,dia musti pergi ke Nganjuk,kota kabupaten yang jaraknya 2 jam perjalanan.Siomay yang dijual di Nganjuk,standar rasanya.Taste nya kurang oke katanya.

Nah tahun ini,kebetulan dia dan keluarga mudik ke rumah mertuanya di Lengkong. Ketika dia lagi jalan pakai mobil,dia melihat spanduk besar yang saya pasang di dekat warung saya."Wah nti malam bisa makan Siomay nich" katanya.Dan malam itu dia benar-benar datang ke warung saya dan makan Siomay Bandung racikan warung saya.

Tanya: Buka warungnya jam berapa sich Mas...

Jawab: Saya buka warung jam 11.00 sampai jam 23.00.Dengan bertambahnya menu Bakso Aneka Rasa,jam buka saya panjangkan.Seneng kalau ada yang datang,mencicipi makanan itu dan mereka memuji enaknya Bakso Aneka Rasa bikinan istri saya.

Tanya: Bagaimana ceritanya kok sampai bisa bikin Bakso.

Jawab: Kita sekeluarga suka makan.Istri saya paling suka Bakso.Waktu tinggal di Tuban,ada depot yang menjual Bakso Aneka Rasa.Kemudian kita coba dan enak.Nah dari situ kemudian timbul ide untuk membuat Bakso Aneka Rasa.Dan ide itu baru terwujud ketika kita pindah rumah ke Lengkong Nganjuk.Kebetulan disana belum ada Bakso yang punya rasa macam-macam.Adanya cuman Bakso biasa dan Bakso Kikil.

Tanya: Ada kejadian menarik dengan cerita Bakso itu?

Jawab: Ada.Ketika pertama menjual,kita nggak pakai mencoba dulu.Langsung buat dan jual.Tahu nggak kalau pertama kali kita jual Bakso Aneka Rasa itu,cara membuatnya salah.Tapi kesalahan itu nggak ada yang tahu.Mereka yang beli Bakso Aneka Rasa pertama kali memuji kelezatan Bakso itu he he he ketipu...

Tanya: Ha ha ha ha resepnya apa yang salah atau bagaimana?

Jawab: Bukan resepnya.Resepnya standar.Saya waktu itu mencoba mengiling daging sapi bahan Bakso itu sendiri.Kebetulan saya punya mesin pengiling daging.Terus karena kecepatan gilingnya rendah hasilnya kurang bagus.Ketika jadi Bakso,memang baksonya lembut tetapi nggak kenyal.Jadinya kayak Siomay.Bingung istri saya waktu itu.Rasanya kok gini katanya.Modal udah keluar banyak kalau nggak laku gimana katanya.

Tanya: Ha ha ha ha terus?

Jawab: Saya menyadari kesalahan itu,saya cuman berdoa pada Allah supaya memberi pertolongan.Alhamdulillah Bakso itu dinilai orang enak,laris manis lagi...he he he lain daripada yang lain....

Tanya: Ha ha ha Bakso aneh...

Jawab: He he he he ya begitulah ceritanya.Saya dan istri ketawa semalaman kalau ingat-ingat Bakso itu.

Tanya: Terus sekarang?

Jawab: Sekarang sudah baik.Sudah bener Bakso namanya.Jadi saya sekarang setiap hari pergi ke pasar untuk mengilingkan daging dan bumbu Bakso itu.Hasilnya bagus karena speed penggilingan Bakso di pasar itu tinggi jadi adonan Bakso itu jadi halus dan padat.Kenyal banget.Kalau dibuat bulatan Bakso jadi bagus teksturnya.Dan kalau dimasak permukaannya juga halus.Tinggal sekarang bahan adonannya aja bagaimana supaya rasa Baksonya jadi enak.

Tanya: Bakso yang Mas buat jadi yang pertama dong di kota Mas...

Jawab: Iya,saya selalu inovatif.Ketika saya bikin Siomay,masakan itu belum ada di kota saya.Makanya setiap orang mau beli Siomay mereka selalu tanya "Siomay itu apa {Siomay Niku Nopo? begitu bahasa jawanya).Karena saya sering mendengar kata itu kemudian kata itu saya abadikan menjadi nama warung saya "Warung Pojok NiquNop".Letaknya persis di pojokan depan Kantor Pos Lengkong Nganjuk.

Tanya: Mas,masih punya cerita lain?

Jawab: Kenapa?buru-buru ya,lagi sibuk?kalau sibuk di break aja,ceritanya masih panjang kita lanjutin pada edisi lain kali aja.

Tanya: Oke Mas,waktunya mepet nich,kita terusin lain waktu dan pembaca blog mohon maaf karena ada kesibukan,kita akhiri dulu tanya jawab ini,lain waktu disambung lagi.

Dan tak lupa,seluruh teman redaksi di blog ini mengucapkan "SELAMAT IDUL FITRI MAAF LAHIR BATIN".